Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2013

AKDO KRISTANTO


AKP Kristanto
Liputan Syamsudin:
Inovasi yang dikembangkan Satpas SIM Polda Metro Jaya khususnya pada sentral pengurusan SIM Jalan Raya Daan Mogot KM 11 Cengkareng Jakarta Barat sesungguhnya sudah menjawab apa yang diharapkan masyarakat.
Pasalnya sejak dipimpin oleh Kompol H. Gatot Subroto sebagai kepala seksi SIM Polda Metro Jaya berbagai inovasi, renovasi dan kreasi secara kontinyu dan berkesinambungan telah dilaksanakan sehingga sekecil apapun kekurangan yang memungkinkan pemohon SIM terkendala oleh layanan sesegara mungkin diatasi. Karena itu langkah konkrit yang mutlak disentralisasikan adalah tercapainya pelayanan maksimal sesuai visi dan misi sektor pelayanan Polda Metro Jaya yaitu mengayomi, dan melayani segenap masyarakat demi terwujudnya suasana keamanan, kenyamanan, dan eksotik bagi pemohon SIM.
Untuk mewujudkan visi misi tersebut dan menyongsong Gebyar Pelayanan Prima Polantas 2010 serta dalam rangka 100 hari Kapolri, beberapa waktu lalu ratusan personil Satpas SIM melaksanakan kerja bakti massal di seluruh area seputar kantor Satpas SIM Daan Mogot Cengkareng Jakarta Barat. Kerja bakti yang dimulai sekitar pukul 7.30 WIB hingga siang itu juga diikuti keluarga karyawan yang antusias membersihkan seluruh areal seluas 11 Ha.
Wakil Kasie SIM Polda Metro Jaya AKP Kristanto mengatakan tujuan kerja bakti sebagai upaya meningkatakan kualitas pelayanan prima terhadap seluruh lapisan masyarakat disamping dalam rangka 100 hari Kapolri. ’’Gebyar Polantas Prima Se-Polda Metro Jaya merupakan wujud kepedulian Polri untuk memberikan yang terbaik pada masyarakat sehingga terciptanya keindahan dan kenyamanan sesuai instruksi Kapolri, Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman dan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Royke Lumowa,” ujarnya AKP Kristanto.
Harapan kita agar apa yang diprioritaskan Satpas SIM hendaknya dijadikan barometer bagi instansi lain dalam menfokuskan pelayanan tanpa birokrasi berbelit-belit. Hanya saja supaya nyata dari pihak Satpas seolah menjadi hambar manakala salah satu lembaga survei menempatkanya institusi ini dengan nilai raport merah. Padahal kenyataannya bertolak belakang dengan fakta yang terjadi di lapangan Dimana layanan Satpas SIM sudah tergolong membanggakan termasuk nilai eksotik yang yang tidak luput dari perhatian Satpas SIM. Semua layanan tersebut semata-mata diciptakan agar pemohon SIM merasa nyaman.

Pemain

Dedi Miswar

Rabu, 12 Desember 2012

Aceng

Bupati Garut Aceng Fikri kini tengah menjadi sorotan. Aceng menjadi buah bibir karena tindakannya yang menceraikan Fany Octora (18), padahal baru 4 hari menikah. Alasan Aceng menceraikan Fany yang membuat publik geleng-geleng kepala. Siapa Aceng?

Seperti dikutip Majalah Detik, Senin (3/12/2012), Aceng lahir di Garut pada 6 September 1972. Pria bernama lengkap Aceng HM Fikri ini meraih gelar S.Ag dari Insitut Agama Islam Al Musaddadiyah (IAIM).

Berikut profil lengkap Aceng:

Nama: Aceng H.M. Fikri, S.Ag
Jabatan: Bupati Garut
Tempat Tanggal Lahir: Garut 6 September 1972
Status perkawinan: Menikah
Nama Istri: Nurrohimah (istri), Fany (diceraikan setelah 4 hari menikah)
Alamat: Kp Sukamentri RT/RW 01/14, Sukamentri, Garut Kota, Garut

Riwayat pendidikan:
1. SD Sukamentri Garut
2. MTS. Negeri Garut
3. PGN Garut
4. IAI Al Musaddadiyah

Riwayat pekerjaan: 1. Koperasi peternak unggas Garut
2. PT Mandala Food Garut
3. Koperasi konveksi raksa sawarga
4. Kopontren Kabupaten Garut

Riwayat Keanggotaan Organisasi:
1. GP Ansor Garut
2. Garda Bangsa PKB
3. DPC PKB Garut
4. Masyarakat Pecinta Garut
5. Plt DPC Golkar Garut
6. Wakil Ketua DPD Golkar Jabar.(*)

Sumber: detik.com
Description: Profil Bupati Garut Aceng Fikri Rating: 4.5 Reviewer: Berita Online - ItemReviewed: Profil Bupati Garut Aceng Fikri
 0 9 2 150

Last Kiss From Avelin

biografi

    
Last Kiss From Avelin, terbentuk dari awal tahun 2008 sekitar bulan November, dengan tujuh personel yang ...
Ichal: Keyboards, Backing Vokal
Deii: Scream Vocal
Wiel: Lead Guitar
Arie: Gitar
Anjar: Bass
Gerry: Drum
Ciuman Terakhir Dari Avelin Tapi sekarang ada perubahan karena perubahan personil vokalis (Iyal), karena ia sibuk yang pada hidup, sampai kita mendapatkan vokalis lebih dari adittional yang digunakan untuk datang ketika kita manggung adalah Dyan dan Deii ...
Dan ini Formasi Dari ciuman terakhir Avelin sekarang ...
Genre kita bisa disebut (Screamo / Post Hardcore) Genre Tapi kita sekarang mungkin lebih ke HARDCORE ... Karena sesuai dengan karakter vokal Dyan dan Deii mana kita hidup sekarang ...
Pengaruh kami terdiri dari band - band:
Yakni, Saosin, Bless The Fall, Alexandria, Of Mice & Men ETC ...
Banyak dari kami melewati acara kecil untuk acara besar (Indoor dan Outdoor)
Dari panggung kecil untuk panggung besar, atau studio peristiwa pertunjukan, ETC ...
Terima kasih yang sudah mendukung kami selama ini untuk Avelin STREETCORE, MATI DENGAN Falera, Refleksi, BLEEDCHORUS, UANG NOTICATION, SURAT'S DARI ATLANTIS, KAIN RAWRYELL, KAIN gudang senjata Alexia, STV ZIGGIE Wiggy TV LOKAL ...

asking alexandria

Biografi: Alexandria
Asking Alexandria

English Band Metalcore asal Meminta Alexandria dimulai di Dubai, di mana gitaris Ben Bruce pertama kali dikembangkan kelompok sekitar nama. Setelah merilis satu album, The Ironi Kesempurnaan Anda, kelompok ini dibubarkan. Bruce kembali ke York di North Yorkshire, Inggris. Menggunakan nama Asking Alexandria, ia membentuk grup baru tanpa ikatan musik atau personil untuk mantan band dari Dubai.

Pada tahun 2008, band ini mulai sebagai bagian enam dengan synthesist Ryan Binns. Binns berangkat sebelum rekaman debut album band, meninggalkan Alexandria kwintet. Pada bulan Januari tahun 2009, bassist Joe Lancaster digantikan oleh Sam Bettley. Sejak saat itu Alexandria Meminta sudah termasuk Bruce, Bettley, vokalis Danny Worsnop, gitaris Cameron Liddell dan drummer James Cassells.

Direkam pada musim semi 2009, LP pertama band, Stand Up & Scream, dirilis akhir tahun itu pada tanggal 15 September. It memetakan di 170 di Billboard Top 200. Rilis kedua band adalah Hidup EP Gone Wild, yang menampilkan demo dari lagu "Breathless," dan dua Skid Row meliputi, "18 And Life," dan "Pemuda Gone Wild." Hampir empat bulan kemudian, pada tanggal 5 April, band ini merilis album kedua mereka, Reckless & Relentless. Album ini terjual 31.000 kopi dalam minggu pertama, dan mencapai nomor sembilan di Billboard 200.

Meminta Alexandria saat ini mendukung Reckless & tanpa henti di Tour Vans Warped yang mereka akan berlanjut hingga 14 Agustus.

profil Onadio Leonardo Arya




Full Name: Onadio Leonardo Arya
Location: indonesia
Band: Killing Me Inside
Orang yang masih engga ngerti kehidupan ini. Orang yang masih memikirkan tentang dunia yang aneh ini. Orang yang gemar melamun. Orang yang gemar dengar humor. Orang yang gemar melihat awan. Orang yang mendramatisir. Orang yang gak suka makan nasi dingin. Orang yang gak berani megang ikan. Orang yang sering di pandang aneh. Orang yang sering ditindas. Orang yang selalu menyesal belakangan. Orang yang masih belum bisa maen kelereng. Orang yang masih belum bisa melipat baju dengan bagus. Orang yang mudah tersentuh. Orang yang selalu bertanya kenapa ini dan kenapa itu. Orang yang tertutup. Orang yang pendiam. Itu semua AKU.
——————————————————————————————————-
Zodiak: Capricorn
Astrological Sign: Leo
Shio: Rooster
kalau onadio yg biasa kita liat di panggung megang kendali di bass dengan KILLING ME INSIDE, dan sekarang dia udah resmi jadi di vocalis..gilaa..
leonardo arya atau yang biasa dipanggil onad ini. adalah pria kelahiran jakarta, yang lahir pada tanggal 4 january 1990. onadio adalah basis dari KILLING ME INSIDE sekaligus backing vocal dari killing me inside yg sekarang udah resmi jadi vocalis killing me inside. onadio memulai karirnya 3 tahun yang lalu bersama killing me inside,mengeluarkan debut album yang diberi nama. A FRESH START FOR SOMETHING NEW.!
Onad adalah vokalis baru killing me inside menggantikan Sansan yang fokus pada Peewee Gasskins! walau tanpa sansan lagi di killing me inside , band killingmeinside tetap berjaya dengan onad sebagai vokalis baru nya !

danny

Danny Worsnop

Danny Worsnop is an English singer. He currently is the lead singer of Asking Alexandria. He has realeased two albums and one EP with Asking Alexandria. He is working on his solo project named "Home", he said it will be released late to 2011.

Danny was born in March 4th, 1990 in Beverly, England and raised in a village called Gilberdyke. He met Ben Bruce in Nottingham, England and created what is now Asking Alexandria. Works: With Asking Alexandria Stand Up And Scream (2009) Life Gone Wilde EP (2010) Reckless and Relentless (2011) Solo: Home (Upcoming - 2011

Biografi Aburizal Bakrie - Pengusaha Indonesia


Aburizal Bakrie lahir di Jakarta, 15 November 1946, Dia adalah anak sulung dari keluarga Achmad Bakrie, pendiri Kelompok Usaha Bakrie, dan akrab dipanggil Ical. Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung pada 1973, Ical memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga, dan terakhir sebelum menjadi anggota kabinet, dia memimpin Kelompok Usaha Bakrie (1992-2004). Selama berkecimpung di dunia usaha, Ical juga aktif dalam kepengurusan sejumlah organisasi pengusaha. Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia usaha, dia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) selama dua periode (1994-2004).


Pada 2004, Ical memutuskan untuk mengakhiri karier di dunia usaha, setelah mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009. Dan sejak terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar 2009-2010, waktu dan energinya tercurah untuk mengurus partai.

Aburizal Bakrie Sebagai pengusaha Indonesia juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar sejak 9 Oktober 2009. Ia pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.

Ical pernah disebut-sebut sebagai orang terkaya se-Asia Tenggara. Dia pengusaha yang terbilang paling gemilang pada sepuluh tahun reformasi di Indonesia. Selain bisa keluar dari krisis ekonomi yang mengancam perusahaannya, Bakrie Grup, justru bisa menduduki posisi penting di pemerintahan.

Keluarga Bakrie pernah pula dinobatkan oleh Majalah Forbes Asia sebagai orang terkaya di Indonesia tahun 2007. Dia tidak membantah tetapi juga tidak menanggapinya secara berlebihan. Apa rahasia sukses bisnis keluarga ini? KABAR heboh itu bertiup dari Singapura. Dari Negeri Singa itulah, majalah Forbes Asia edisi 13 Desember 2007 dilansir. Isinya, seperti tahun-tahun sebelumnya, memajang daftar orang-orang super-tajir alias terkaya dari Indonesia. Dan yang bikin heboh, jawaranya untuk tahun ini adalah Aburizal Bakrie, pengusaha sekaligus politisi yang pernah tersuruk di masa krisis ekonomi satu dekade silam.

Banyak orang terkesiap. Bagaimana mungkin Ical—panggilan akrab Aburizal—yang sebelumnya masih di urutan keenam dengan kekayaan US$ 1,2 miliar, kini menyodok ke urutan teratas? Jawabannya, menurut hasil riset Forbes, terletak pada kemampuannya melipatgandakan pundi-pundi Kekayaannya.

Hanya dalam tempo setahun, kekayaan keluarga Aburizal Bakrie melejit hampir lima kali lipat dari angka tahun lalu menjadi US$ 5,4 miliar atau sekitar Rp 50,2 triliun! Berkat prestasi ini, Aburizal langsung menggusur lima taipan papan atas sekaligus. Bos Grup Raja Garuda Mas, Sukanto Tanoto, yang tahun lalu dinobatkan sebagai orang terkaya, kini turun satu peringkat ke urutan runner-up.

Grup Bakrie memang sedang mujur. Menurut seorang bankir investasi, kelompok usaha ini diuntungkan dua berkah sekaligus: harga komoditas yang melonjak di pasar dunia dan serbuan investor global di pasar modal
Asia-Pasifik. Itu sebabnya, indeks saham di sejumlah bursa di kawasan ini melesat rata-rata 27 persen sepanjang tahun ini. BursaIndonesia bahkan diperkirakan tumbuh hingga 52 persen.

Keluarga Bakrie sebagai pemilik 40 persen saham Bumi tentu ikut sumringah. Saham yang dikantonginya itu kini bernilai tunai Rp 47 triliun. Ini berarti lebih dari 90 persen dari total kekayaannya yang ditaksir Forbes sekitar Rp 50,2 triliun berasal dari kepemilikan saham perusahaan tambang ini. ”Ini bukti pasar percaya,” ujar Aburizal di Jimbaran, Bali.

Itu baru dari saham Bumi. Keluarga ini masih memiliki tambang duit lain di bursa Indonesia. Harga saham PT Bakrieland Development naik 223 persen, PT Energi Mega Persada 190 persen, PT Bakrie Sumatra Plantations 126 persen, PT Bakrie & Brothers 96 persen, dan PT Bakrie Telecom 75 persen. Umumnya, keluarga ini menjadi pemilik mayoritas di perusahaan-perusahaan publik tersebut.

Biografi Aburizal Bakrie - Pengusaha Indonesia
Lalu apa rahasia di balik kejayaan Grup Bakrie? Sejumlah analis dan eksekutif dari grup bisnis ini menyebut kuncinya terletak pada kepiawaian manajemen melihat peluang dan waktu dalam pengambilan keputusan. Menurut Suryo Sulisto, Presiden Komisaris Bumi Resources, ini tak lepas dari gerak cepat Grup Bakrie membajak para profesional handal, dari dalam dan luar negeri, untuk menduduki posisi teras manajemen.

Ada pula jawaban lain di balik melejitnya bisnis Bakrie. Di mata ekonom Dradjad Wibowo, kunci kesuksesan Bakrie merupakan gabungan tiga hal: keberuntungan, kepiawaian membaca pasar, dan kedekatan dengan lingkar kekuasaan. Seorang bankir investasi menambahkan satu faktor: kemujuran. Kelihaian Bakrie mencuri peluang dari pesaing bisnisnya tak diragukan lagi.

Keluarga Aburizal Bakrie
Aburizal mempunyai tiga adik yaitu sebagai berikut :
Roosmania Odi Bakrie, menikah dengan Bangun Sarwito Kusmulyono
Indra Usmansyah Bakrie, menikah dengan Gaby Djorgie
Nirwan Dermawan Bakrie, menikah dengan Indira (Ike)

Aburizal menikah dengan Tatty Murnitriati dan dikaruniai tiga anak sebagai berikut:
Anindya Novyan Bakrie, menikah dengan Firdani Saugi
Anindhita Anestya Bakrie, menikah dengan Taufan Nugroho
Anindra Ardiansyah Bakrie, menikah dengan Nia Ramadhani

Pekerjaan
1992 - 2004 Komisaris Utama/Chairman, Kelompok Usaha Bakrie
1989 – 1992 Direktur Utama PT. Bakrie Nusantara Corporation
1988 – 1992 Direktur Utama PT Bakrie & Brothers
1982 – 1988 Wakil Direktur Utama PT. Bakrie & Brothers
1974 –1982 Direktur PT. Bakrie & Brothers
1972 – 1974 Asisten Dewan Direksi PT. Bakrie & Brothers

BIOGRAFI B.J HABIBIE

BIOGRAFI B.J HABIBIE

Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini, harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Tak lama setelah bapaknya meninggal, Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.

Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang ITB). Beliau mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapatkan gekar Doktor dari tempat yang sama tahun 1965. Habibie menikah tahun 1962, dan dikaruniai dua orang anak. Tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung.

Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.

Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman.

Sebagian Karya beliau dalam menghitung dan mendesain beberapa proyek pembuatan pesawat terbang :

* VTOL ( Vertical Take Off & Landing ) Pesawat Angkut DO-31.
* Pesawat Angkut Militer TRANSALL C-130.
* Hansa Jet 320 ( Pesawat Eksekutif ).
* Airbus A-300 ( untuk 300 penumpang )
* CN - 235
* N-250
* dan secara tidak langsung turut berpartisipasi dalam menghitung dan mendesain:
· Helikopter BO-105.
· Multi Role Combat Aircraft (MRCA).
· Beberapa proyek rudal dan satelit.

Sebagian Tanda Jasa/Kehormatannya :

* 1976 - 1998 Direktur Utama PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara/ IPTN.
* 1978 - 1998 Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
* Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi / BPPT
* 1978 - 1998 Direktur Utama PT. PAL Indonesia (Persero).
* 1978 - 1998 Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam/ Opdip Batam.
* 1980 - 1998 Ketua Tim Pengembangan Industri Pertahanan Keamanan (Keppres No. 40, 1980)
* 1983 - 1998 Direktur Utama, PT Pindad (Persero).
* 1988 - 1998 Wakil Ketua Dewan Pembina Industri Strategis.
* 1989 - 1998 Ketua Badan Pengelola Industri Strategis/ BPIS.
* 1990 - 1998 Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-lndonesia/lCMI.
* 1993 Koordinator Presidium Harian, Dewan Pembina Golkar.
* 10 Maret - 20 Mei 1998 Wakil Presiden Republik Indonesia
* 21 Mei 1998 - Oktober 1999 Presiden Republik Indonesia